“Potensi” Desa Lendang Nangka Utara

Potensi Desa Lendang Nangka Utara

Lendangnangkautara.desa.id (30-01-2018 Jam 20.27 Wita)Lendang Nangka Utara: Ada beberapa potensi yang ada di desa lendang nangka utara pada umumnya yaitu: nanas dan padi merupakan salah satu tanaman yang sebagian besar di tanam oleh warga desa yang ada di Desa Lendang Nangka Utara dan sebagian besar lahannya adalah perkebunan.

Untuk area persawahan masyarakat desa biasanya menanam padi yang dapat di panen setiap 3 bulan sekali dan di musim kemarau biasanya menanam cabe, tomat, brokoli, jagung dll. Sedangkan untuk penanaman cabe dan tomat itu biasanya di lakukan oleh beberapa petani yang memiliki setandar prekonomian yang mencukupi karena membutukan modal dan biayaya yang cukup tinggi baik untuk persiapan lahan maupun di perawatanya, di samping itu pula untuk panennya juga membutuhkan biaya yang cukup tinggi sementara harga di pasar yang tidak menentu yang membuat para petani tidak bisa memperediksi harga di setiapa panenya.

Sedangkan untuk area perkebunan karean desa lendang nangka utara yang memiliki tata letak di paling ujung utara dari desa-desa yang lain khususnya di kecamatan Masbagik Lombok Timur NTB. Desa lendang nangka utara sangat dekat dekat dengan area kawah dari gunung rinjani oleh karena itu banyak perkebunan yang di jumpai di desa lendang nagka utara ini. Mayarakat desa sampai saat ini menanam tanaman nanas di area perkebunan oleh karena itu kalo orang yang biasa mengenal desa lendang nangka utara pasti menyebutnya dengan desa nanas karena sumber buah nanas terbesar di Lombok Timur itu adanya di desa lendang nangka utara dan desa jurit maupun jurit baru.

Terkait dengan tanaman nanas yang memiliki rulung waktu yang cukup lama untuk panennya melebihi satu tahun untuk bibit yang super biasanya para petani menunggu untuk panennya bisa berkisar di 12-13 bulan sedangkan untuk bibit yang agak kecil bisa jadi memakan waktu sampai 14-16 bulan.

Sedangkan untuk pemasaran buah nanas memiliki peminat yang cukup banyak karena buah nanas dapat di temukan kapanpun karena tidak memiliki musim saking banyakanya petani yang menanam nanas khusnya di desa lendang nangka utara ini untuk sementara ini harga buah nanas sangat menurun dipasaran karena musim hujan dan persaingan buah saat ini sudah banyak keluar buah rambutan, mangga, alpokad dan durian oleh karena itu peminat buah nanas saat ini menurun drastis baik harga di pasaran maupun di perkebunan.

Masyarakat setempat yang khususnya petani nanas sangat membutuhkan adanya alat dari pemerintah yang di adakan di desa untuk mengolah beberapa hasil panen petani nanas ini untuk menghasilkan sebuah prodak desa sesuai dengan potensi desa yang di miliki berupa selai nanas, dodol nanas, ataupun yang lainya untuk menjaga kualitas harga supaya para petani tidak merasa rugi ketika banyak persaingan buah seperti saat ini.?

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan