Rapat Usulan Rastra Kepala Desa Bersama Kepala Dusun, BPD,LKMD Desa Lendang Nangka Utara

Musyawarah desa bersama kepala dusun, BPD, LKMD dalam rangka usulan penerimaan rastra

lendangnangkautara.desa.id (14-02-2018) : Desa Lendang Nangka Utara mengadakan rapat usulan penerima rastra untuk bulan mei dan metode / cara pembagian sisa beras rastra februari ini sejumlah 88 karung / 8.80 kg. karena ada beberapa warga masyarakat yang sudah tertera namanya dalam daftar penerimaan beras rastra dari bansos ini dobel, domisili di luar desa dan meninggal dunia tidak memiliki ahliwaris yang di hadiri oleh:

  1. Kepala Desa Lendang Nangka Utara (Haji Jumawal, SH)
  2. Sekdes Lendang Nangka Utara (Lalu Maskur)
  3. Ketua PKH (Agus Purnawarman, S. Pd. I)
  4. Kepala Dusun dari 12 Dusun Desa Lendang Nangka Utara
  5. BPD Desa Lendang Nangka Utara
  6. LKMD Desa Lendang Nangka Utara

Acara muswarah ini dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan yang dapat berlangsung di aula gedung kantor Desa Lendang Nangka Utara dalam hal ini juga di bahas masalah pajak bumi dan bagunan di desa Lendang Nangka Utara dan penimbunan jalan usaha tani dusun borok lelet yang sudah di kerjakan dari beberapa bulan sebelumnya dan sudah di timbun akan tetapi belum di naikan RAB untuk penimbunan jalan usah tani dusun borok lelet tersebut.

Ada beberapa usulan dari Kepala Dusun terkait dengan pajak yang selama ini ada beberapa masyarakat yang sudah melaksananakan pembayaran pajak dan dari kecamatan di katan belum membayar Kepala Desa Lendang Nangka Utara menjelaskan akan di selidiki kebenaran dalam pembayaran pajak tersebut demi kesejateraan masyakat desa kedepanya lebih baik.

Sedangkan untuk bangunan pinggir jalan raya diharuskan untuk membuat IMB dan HO dengan biaya administrasi sebesar Rp. 25.000 dan izin untuk penebangan pohon  bagi beberapa masyarakat yang jadi pengusah kayu akan dikenakan biaya adminstrasi Rp. 50.000 dan biaya pengiriman sebesar Rp. 25.000 dan khusus bagi para peternak ayam broiler pedaging yang ada di Desa Lendang Nangka Utara di kenakan pajak sebesar 250.000 pertahunya dengan kapasitas ayam berukuaran 500 ekor dst. Sedangkan untuk penggalian batu apung maupun pasir (galian C) menggunakan metode pembayaran 70.000 pertiga bulan sedangkan penggalian menggunakan alat berat  yang sudah berahir masa kerja dari PU dan masih beroprasi menggunakan alat berat yang di bayar per jam sama masyarakat dikenakan biaya administrasi Rp. 50.000 perhari.

Terkait dengan pernikahan dalam musyawah ini di bahas juga oleh kepala dusun dari 12 dusun yang ada di desa lendang nangka utara tentang adat budaya lokal nenek moyang ketika ada masyarakat yang menikah baik laki-laki maupun perempuan ada istilah nama pisuka dan sorong serah mulai dari antar dusun dalam satu desa, anatara desa sama kecamatan, antara kecamatan dan propinsi.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan